Word Trek Word Trek answers Amoeba Word Trek answers Dinosaur Word Trek answers Horse Word Trek answers Pigeon Word Trek answers Milo Word Trek answers Gladius
Pusaka Luwu Untuk Pertanian - SEMPUGI
Budaya

Pusaka Luwu Untuk Pertanian

Written by admin

Dalam masyarakat bugis pada umumnya, terutama di kab.sidrap yang dominan masyarakatnya bekerja sebagai petani di kenal Pusaka luwu yang turun temurun digunakan untuk sennuangeng di bidang pertanian yang sampai sekarang sebagian masyarakat masih mempertahankan tradisi tersebut.

alameng m.nawir

Contoh Pusaka Luwu pamor Rakkapeng

Berbicara pusaka luwu, di kab. Sidrap tau riolo (orang terdahulu) menggunakan pusaka luwu pada saat mula taneng (mulai menam), mappassangki ( panen), dan sesekali di gunakan pada saat melihat perkembangan padinya. Pada pengenalan pusaka luwu sebagian masyarakat kab.sidrap mengenal beberapa macam bentuk Pusaka Luwu serta penyebutan yang berbeda pula seperti, luwu lai , luwu birang, luwu calabai, dan ada juga yang berukuran panjang seperti alameng, sinangke, soko,dll.

Sebagian masyarakat masih mempercayai sennuangeng (berkah) dari pusaka luwu tersebut yang memang dalam penempahan bilah luwu banyak ditanamkan pesan-pesan yang berhubungan dengan pertanian yang umum kita jumapai pada Pudaka Luwu seperti, ure daung ase (daun padi), ure lappo ase, bori bojo, dui bojo, rakkapeng, gareno, woromporong, pajo-pajo, dan masih banyak yang lain.

Seperti halnya rakkapeng yang digunakan sebagai alat pemotong padi pada saat panen. Ure lappo ase mirip seperti susunan padi di sawah, pajo pajo yang berfungsi sebangai pengusir burung, gareno sebagai doa’ untuk pemilik agar supaya padinya bisa maggeno (berbuah lebat dan banyak) ,dsb.

Semua doa atau pesan yang di tanamkan pada bilah luwu oleh sang Panre pada masa itu bertujuan semoga hasil panen bisa melimpah, tentu semua itu atas kehendak sang pencipta. Insya Allah. (Penulis : Muhammad Nawir Tonrong*)

* Penulis adalah anggota SIDRAP POLOBESSI

About the author

admin

Ordinary People

Leave a Comment