Word Trek Word Trek answers Amoeba Word Trek answers Chicken Word Trek answers Goat Word Trek answers Parrot Word Trek answers Odus Word Trek answers Greendor
Pugar makam leluhur
Sejarah Tokoh

Pemasangan Atap Makam Arung Matoa ke-30 La Salewangeng to Tenriruwa

Berawal dari diskusi-diskusi sejarah di grup FB SEMPUGI. Kemudian berlanjut pada keprihatinan pada kondisi situs sejarah. Ada ironi yang teramat tajam, sebagai fenomena masyarakat di Sulawesi Selatan. Satu sisi, ada kebanggaan historis. Malah terkadang mengarah pada narsisme atas silsilah yang dimiliki. Namun disisi lain, makam leluhur terabai.

Dari hal itu, muncul kesadaran akan pentingnya partisipasi terhadap pelestarian situs sejarah. Wacana tentu tak mampu menyelesaikan persoalan. Perlu action dilapangan. Beberapa member SEMPUGI mengambil inisiatif. Ada yang menyumbang seikhlasnya, ada pula yang menjadi operator lapangan. Adapula yang menjadi bendahara.

pasang atap2
Makam Arung Matowa ke-30 La Salewangeng to Tenriruwa (sekitar 1715-1736) terpilih untuk direnovasi dalam bentuk pemasangan atap. Makam ini terletak di desa Tosora Kecamatan Majauleng Kabupaten Wajo. Adapun pertimbangannya adalah karena batu nisan berbentuk menhir tersebut terbuat dari batu jenis sedimen yang mudah lapuk. Apalagi terkena hujan dan panas selama ratusan tahun.

Selama lebih setahun, akhirnya dana yang dari member SEMPUGI yang mengendap akhirnya dapat terealisasi. Sebelumnya, telah dibuat surat penyampaian ditujukan kepada Kepala Dinas Pariwisata, Seni, Olahraga dan Budaya setempat. Sesuai dengan janji pimpro,agar selesai setelah lebaran dalam tahun ini. Kita berharap, melalui SEMPUGI, situs-situs sejarah seperti makam yang terabai dapat kita renovasi bersama-sama. Minimal, dengan pemasangan atap, membuat batu nisan akan lebih bertahan lama sehingga kelak anak cucu kita masih bisa melihat bukti sejarah tersebut. Kita juga berharap bahwa kerja-kerja sosial seperti ini bisa kita laksanakan diberbagai tempat.
pasang atap1
Setelah mengadakan ritual selamatan sederhana, pemasangan pun dilakukan. Pada hari Minggu, 16 Desember 2012 siang, maka pemasangan atap ini diresmikan. Untuk finishingnya, tinggal pemasangan plan papan nama, riwayat singkat, serta laporan pertanggung jawaban penggunaan anggaran yang harus diselesaikan oleh pimpro dan wapimpro. Untuk pemasangan pagar kawat disekeliling makam, kita berharap pemerintah dapat berperan agar areal makam ini tidak terganggu ternak milik masyarakat setempat.(arm)

About the author

Andi Rahmat Munawar

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.