wordtrekanswers.org Word Trek answers Spider Word Trek answers Sea Lion Word Trek answers Rat Word Trek answers Average Joe Word Trek answers Kabbige Word Trek answers Prism
Ketika seseorang ingin menjadi Raja – SEMPUGI

Ketika seseorang ingin menjadi Raja

In Sejarah, Tokoh

Sejak dipimpin La Pakallongi to Alinrungi sebagai Arung Matoa Wajo ke-15, masyarakat Wajo berkesusahan. 5 tahun memerintah, 5 tahun pula panen gagal. Masyarakat Wajo kelaparan dan menyedihkan. Meski berbagai upaya dilakukan, namun tak membuahkan hasil. Hal ini berujung pada pemecatan La Pakallongi to Alinrungi sebagai Arung Matoa.

Di saat itulah, To Mappassaung (atas permintaan istrinya yang sedih melihat masyarakat Wajo) meminta pada hadat Wajo untuk “meminjam” jabatan Arung Matoa. Dengan percaya diri To (Ma)Pasaung ¬†mengatakan : “Iyya muala Arung Matoa to Wajo, painrengiya akkarung matoae sitaung. Naiya matimuwakko ri laonrumae mellauwakko ri Puang Alla Ta’ala sibawa Nabitta papolei pattaungengnge ri Wajo upaggettengngi riyaseng pemmali”.¬†(Wahai orang Wajo, Jadikan saya Arung Matoa, pinjamkanlah padaku jabatan Arung matoa selama setahun. Penantian kalian pada usaha bercocok tanam, meminta pada Allah Ta’ala dan Nabi kita mengembalikan kejayaan tahun tahun lalu di Wajo, akan kuluruskan pemali)

Maka bersepakatlah hadat Wajo menjadikan To Pasaung sebagai Arung Matoa ke-16. Selama menjabat, To Pasaung menerapkan beberapa aturan antara lain. Bila sudah memasuki musim tanam, maka pantang sawah dilewati sarung merah. Pantang pula melewatkan tebu. Juga dipantangkan melewatkan senapan. Selain itu, semua kata kata yang telah diucapkan, dipantangkan untuk diubah (dilarang mengubah kesepakatan selama musim tanam). Selama menjadi Arung Matoa, tidak ada perselisihan antar sesama masyarakat, sebab dilarang. Apabila ada perkara, nanti bisa dilanjutkan pemutusan perkaranya setelah panen tiba.

Walhasil, sekali menabur benih, masyarakat Wajo dapat memanen hingga tiga kali pada benih yang sama. Hasil panen melimpah. Orang Wajo tak kelaparan dan tak berkesusahan lagi. Selama 1 tahun lebih, hampir 2 tahun menjabat, ia telah mewujudkan harapannya pada masyarakat Wajo. Disaat seperti itulah, ia berpamitan pada masyarakat Wajo. Saatnya mengundurkan diri dan mengembalikan jabatan Arung Matoa kepada hadat Wajo.

Mesjid Tosora sebelum direnovasi
Mesjid Tosora sebelum direnovasi

Pesan Moral

Tidak salah bila seseorang (seperti To Passaung) menghendaki sebuah jabatan. Tetapi sepanjang demi kebaikan masyarakat dan disetujui oleh pengambil keputusan (hadat Wajo). Dan selama menjabat, bukan memperkaya diri, melainkan mengusahakan prestasi dan kerja yang nyata.

Menciptakan keharmonisan masyarakat (dilarang berperkara selama musim tanam), menganjurkan untuk selalu berdoa pada Allah Swt dan Nabinya, adalah sebuah tanggung jawab seorang pemimpin.

Terakhir, disaat ia telah menuai prestasi, bukannya berambisi untuk terus menduduki jabatan. Namun dengan rendah hati ia mengembalikan jabatan pada pemilik yang sah, yaitu masyarakat. Lalu memilih untuk terlupakan oleh sejarah. Sungguh sebuah kerendahan hati yang luar biasa.

You may also read!

RAGAM NASI DI TANAH BUGIS

Gonjang-ganjing nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika akhir-akhir ini kembali menghantui rakyat Indonesia, gonjang-ganjing ekonomi Indonesia pada tahun 1998

Read More...

Sejarah Masuknya Islam Di Tana Luwu

Pada Suatu malam Maddika Bua Tandi Pau bermimpi meliahat 3 buah matahari terbit disebelah timur Bua, dengan sinarnya yang

Read More...

Seminar Budaya Wajo

Dinas Pendidikan Kabupaten Wajo, bekerjasama dengan Komunitas Pencinta Budaya (KOPI Budaya), mengadakan Seminar Pendidikan Budaya Lokal. Kegiatan Seminar ini

Read More...

One commentOn Ketika seseorang ingin menjadi Raja

  • Andi Wahida. S

    Seperti itulah seorang Pemimpin, menjadi pelayan rakyat karena jerih payah yg ingin dinikmati yaitu rejeki yg telah ditetapkan yaitu rejeki berupa amalan yang diterima. Cocok dan mungkin kedepan dibutuhkan sosok perempuan seperti ini, yg mau berkorban dgn ikhlas tanpa pamrih. Tidak mengejar uang tetapi perbaikan. Kalau skrg politikus tidak, kenapa ? Kontrak dgn partai, yg baik yg diinginkan oleh masyarakat.

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Mobile Sliding Menu